Postingan

ANALISIS KEMAMPUAN MENGGUNAKAN EJAAN BAHASA INDONESIA YANG DISEMPURNAKAN DALAM KALIMAT SISWA KELAS III SD

 Kajian Teori Ejaan  Menurut Badudu (1985: 31), ejaan adalah perlambangan fonem dengan huruf. Dalam sistem suatu bahasa ditetapkan bagaimanakah fonem-fonem bahasa itu dilambangkan. Lambang itu dinamakan huruf. Selain itu, perlambangan fonem dengan huruf, dalam sistem ejaan termasuk juga (1) ketetapan tentang bagaimana satuan-satuan morfologi seperti kata dasar, kata ulang, kata majemuk, kata berimbuhan, dan partikel-partikel dituliskan, dan (2) ketetapan tentang bagaimana menuliskan kalimat dan bagian-bagian kalimat dengan pemakaian tanda baca seperti titik, koma, titik koma, titik dua, tanda kutip, tanda tanya, tanda seru. Mustakim (1994: 128) mengemukakan bahwa ejaan adalah ketentuan yang mengatur penulisan huruf menjadi satuan yang lebih besar berikut penggunaan tanda bacanya. Ejaan yang digunakan dalam bahasa Indonesia saat ini dikenal dengan sebutan ejaan yang disempurnakan. Ejaan ini ditetapkan pada tahun 1972. Ejaaan yang disempurnakan ini berlaku sejak tahun 1972. Ejaa...

Contoh pernyataan HAKI

 SURAT  PERNYATAAN Yang bertanda tangan di bawah ini, pemegang hak cipta: Nama : Nania ria Kewarganegaraan : Indonesia Alamat : Jl. Rawa Bangun Desa Sungaiselan Kec. Sungaiselan,                      Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia Dengan ini menyatakan bahwa: Karya Cipta yang saya mohonkan: Berupa : Video Pembelajaran Berjudul        : Video Pembelajaran dan Media Pembelajaran Tidak meniru dan tidak sama secara esensial dengan Karya Cipta milik pihak lain atau obyek kekayaan intelektual lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 ayat (2); Bukan merupakan Ekspresi Budaya Tradisional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38; Bukan merupakan Ciptaan yang tidak diketahui penciptanya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39; Bukan merupakan hasil karya yang tidak dilindungi Hak Cipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41 dan 42; Bukan merupakan Cipta...

Peran kepala sekolah di masa pandemi

 Timbulnya pandemi atau lebih dikenal dengan virus Covid-19 yang sedang menyebar luas di seluruh negara dan juga di Indnesia. Dikarenakan oleh virus Covid-19 ini kegiatan belajar mengajar menjadi terhambat didaerah perkotaan maupun didaerah pedesaan. Sampai saat ini pemerintah berupaya memaksimalkan kegiatan belajar mengajar yakni dengan cara Daring (Dalam Jaringan). Tetapi kegiatan belajar seperti ini memiliki kendala yaitu tidak setiap siswa yang memiliki sarana yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar tersebut. Dalam hal ini peran kepala sekolah untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar sebagai orang yang memimpin dan sebagai penggerak dalam bidang pendidikan didalam sekolah agar dapat terlaksana dengan baik. Dan adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan kepala sekolah untuk memaksimalkan kegiatan belajar seperti :  memberikan pengarahan kepada para guru agar memberikan tugas dengan cara menginformasikan secara tekhnologi (smartphone) ataupun sec...

MANAJEMEN KESISWAAN

 Pengertian Manajemen Kesiswaan Manajemen Kesiswaan merupakan  proses pengurusan segala hal yang berkaitan dengan siswa, pembinaan sekolah mulai dari penerimaaan siswa, pembinaan siswa berada di sekolah, sampai dengan siswa menamatkan pendidikannya mulai penciptaan suasana yang kondusif terhadap berlangsungnya proses belajar mengajar yang efektif. Mulyono (2008:78) mengemukakan bahwa manajemen kesiswaan adalah seluruh proses kegiatan yang di rencanakan dan di usahakan secara sengaja serta pembinaan secara kontinu terhadap seluruh siswa (dalam lembaga pendidikan yang bersangkutan) agar dapat mengikuti proses PBM secara efektif dan efisien.  Berdasarkan pendapat diatas maka dapat disimpulkan bahwa manajemen kesiswaan merupakan proses pengurusan atau pengelolaan segala hal yang berkaitan dengan siswa mulai dari penerimaan peserta didik hingga keluarnya peserta didik dari suatu sekolah. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Rekrutmen peserta didik di sebuah lembaga pendidikan ...

Prosedur PTK

 Dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas, langkah-langkah/prosedur umum yang dapat dilakukan meliputi:  1. Pengembangan/penetapan fokus masalah penelitian  2. Perencanaan tindaan perbaikan  3. Pelaksanaan tindakan perbaikan, observasi dan interpretasi  4. Analisis dan refleksi  5. Perencanaan tindak lanjut    Untuk lebih jelasnya langkah-langkah tersebut akan diuraikan sebagai berikut:  1. Pengembangan/Penetapan Fokus Penelitian  a. Merasakan adanya masalah  Permasalahan yang diangkat dalam Penelitian Tindakan Kelas harus benar-benar merupakan masalah yang dihayati oleh guru dalam praktek pembelajaran yang dikelolanya, bukan masalah yang disarankan, apalagi disarankan oleh pihak luar. Permasalahan tersebut dapat bersumber dari siswa, guru, bahan ajar, kurikulum, hasil belajar, dan interaksi pembelajaran.  b. Identifikasi Masalah   Pada tahap ini yang penting dilakukan adalah menghasilkan gagasan-gagasan awal meng...

Analisis Perbedaan Cara Penggunaan Tekhnologi Dari Generasi Alpha Dan Generasi Milenial

 ABSTRAK Generasi milenial yang merupakan generasi sadar teknologi mendorong generasi ini memiki karakter seperti optimis terhadap sesuatu hal, memiliki keinginan untuk belajar, menguasai teknologi, menyadari keberagaman serta dunia yang lebih luas dari ruang lingkup mereka. Mereka juga memiliki harga diri yang sangat tinggi dan sangat mencintai dirinya sendiri. karakteristik generasi ini merupakan generasi yang memiliki motivasi yang tinggi, ambisius, menyukai dan menuntut jam kerja yang fleksibel, pakaian kerja santai serta hilangnya formalitas dalam bekerja, generasi ini memiliki inisiatif yang tinggi untuk meningkatkan karirnya sendiri seperti dengan mengembangkan kemampuannya tanpa menunggu difasilitasi oleh perusahaan. Dan generasi ini menunjukkan keaktifan seseorang dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi saat orang tersebut ingin menggapai tujuan karirnya. Generasi alpha adalah generasi si kecil yang lahir setelah tahun 2010. Mereka adalah generasi yang sudah terbiasa...

Pengaruh Modernisasi Terhadap Nilai Pendidikan Islam Dalam Budaya Nganggung Di Desa Cupat Kecamatan Parittiga

 Abstrak Disetiap daerah memiliki tradisi, adat dan budaya yang berebeda-beda.  Budaya nganggung merupakan salah satu warisan nenek moyang bangka belitung yang paling berharga. Sampai saat ini budaya nganggung masih terus dipertahankan dan dilestarikan. Banyak sekali budaya dibangka namun tidak semua warisan leluhur tersebut memiliki nilai-nilai keislamannya.Ada budaya warisan leluhur yang memiliki nilai keislaman, yaitu nilai yang terkandung dalam  budaya nganggung, seperti nilai religi, nilai etika, nilai sosial, nilai gotong royong dan nilai ukhwah islamiyah. nilai tersebut dapat mempererat silahturahmi dan kebersamaan maupun solidaritas bersama. Penelitian ini dilatarbelakangi untuki mengkaji pengaruh modernisasi terhadap nilai pendidikan islam dalam budaya nganggung . Latar belakang timbulnya tradisi nganggung ini bermula dari sebuah kebiasaan dan kepercayaan animisme kepada roh-roh nenek moyang. Prosesi pelaksanaa tradisi nganggung  dalam peringatan hari-hari b...