Media Pembelajaran Berbasis Internet
Pengertian internet
Dunia internet kini sangat pesat, tanpa mengenal usia, tanpa mengenal jabatan, seakan kita semua harus dipaksa untuk mengenal dunia maya ilmu. Konsep dunia internet juga banyak menimbulkan hal positif dan negatif, semua implementasi dunia internet akan dibahas pada sub bab ini. Apa sih dunia internet? Mengapa orang-orang sering membicarakan dunia maya ini? tanpa mengenal usia dan jabatan, kita seakan harus dipaksa untuk mengenal dunia internet. Menurut Aji Supriyanto, 2005:336 (dalam Rizki Anisa) internet adalah sebuah jaringan komputer global, yang terdiri dari jutaan komputer yang saling terhubung dengan menggunakan protocol yang sama berbagi informasi secara bersama.
Menurut Mac Bride, 2001:1 (dalam Rizki Anisa) internet adalah jaringan komunikasi global yang terbuka dan menghubungkan ribuan jaringan komputer, melalui sambungan telepon umum maupun pribadi (pemerintah maupun swasta). Secara individual jaringan komponennya dikelola oleh agen-agen pemerintah, universitas, organisasi komersial, maupun sukarelawan.
Internet singkatan dari interconection dan networking, adalah jaringan informasi global, yaitu “the largest global network of computer, that enables people throughoutthe world to connect with each other”.
Dari beberapa pendapat dapat disimpulkan bahwa internet adalah suatu jaringan informasi berbagai komputer yang terhubung dan berkomunikasi satu sama lain yang digunakan sebagai sumber dan media dari berbagai pengetahuan.
Menurut Marisa, dkk (2012:8.5) munculnya istilah internet karena adanya perkembangan teknologi elektronik yang lebih mutakhir. Pada dasarnya internet merupakan perpaduan antara kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi.
Penggunaan Internet dalam Pembelajaran
Secara detail peranan internet di dalam dunia pendidikan khususnya bagi guru adalah sebagai berikut :
Meningkatkan pengetahuan
Berbagi sumber dengan seprofesi
Kerjasama dengan guru diluar negeri
Partisipasi dalam forum pendidikan
Sumber bahan ajar.
Sedangkan peranan bagi siswa sebagai berikut :
Sumber pengetahuan
Meningkatkan komunikasi dengan siswa lain
Media praktek dari teori yang telah dipelajari.
Ada beberapa trik yang harus dilakukan oleh guru dalam penggunaan internet sebagai media belajar, pertama adalah browsing, mencari informasi sesuai dengan mata pelajaran. Dalam browsing kita dapat mencari gambar, materi, skema, media yang dapat digunakan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Saat itu guru tidak lagi hanya berpedoman pada buku, karena buku biasanya tertinggal dengan informasi dari internet yang serba baru.
Internet sebagai media pembelajaran. Contoh konkritnya dalam pendayagunaan ICT adalah proses belajar dikelas yang menggunakan internet sebagai media pembelajaran. Sebagai media yang diharapkan akan menjadi bagian dari suatu proses belajar di sekolah, internet diharapkan mampu memberikan dukungan bagi terselenggaranya proses komunikasi interaktif antara guru dengan siswa. Kondisi yang perlu didukung oleh internet berkaitan dengan strategi pembelajaran yang akan dikembangkan, yaitu sebagai kegiatan komunikasi yang dilakukan untuk mengajak siswa mengerjakan tugas-tugas dan membantu siswa dalam memperoleh pengetahuan yang dibutuhkan dalam rangka mengerjakan tugas-tugas tersebut. Internet dijadikan sebagai media pembelajaran, karena mempunyai kelebihan sebagai berikut :
Beberapa teknik penggunaan internet, yaitu dengan melakukan secara halus sebagai contoh tugas yang kita berikan dikumpulkan melalui email, atau kita kirimkan email tugas pada siswa. Dengan demikian maka siswa harus membuat email. Kita dapat juga memasang tugas di dalam blog, atau website. Siswa yang akan melihat tugas harus mengunjungi blog yang bersangkutan.
Sebenarnya kita memaksa siswa untuk dapat menggunakan internet secara halus, jika hal ini tidak dilakukan maka penggunaan internet hanya isapan jempol saja. Internet juga dapat digunakan untuk mengajar secara langsung di kelas dengan bantuan LCD Proyektor, siswa akan mendapatkan hal-hal baru dan akan berusaha mencarinya sendiri baik dirumah maupun di warnet tentang materi yang dipelajari.
Kita dapat juga memanfaatkan secara offline, ini dilakukan jika computer di sekolah kita tidak tersambung dengan jaringan internet atau karena tidak ada hospot di sekolah kita. Dowload materi dan gunakan untuk mengajar di kelas.
Namun demikian, internet-pun masih memiliki masalah dalam penggunaannya. Masalah pertama yaitu kurangnya penguasaan bahasa Inggris. Sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris, yang akhirnya menuntut pengguna untuk menguasai bahasa Inggris sebagai syarat mutlak untuk mengakses internet. Masalah berikutnya yaitu internet memungkinkan pengguna untuk mencari apapun yang diinginkan tanpa ada batasan sama sekali dan tanpa pandang bulu. Di samping informasi pendidikan dan informasi lainnya yang bermanfaat, dalam internet juga terdapat hal-hal yang tidak mendidik dan tidak sesuai bagi kalangan pelajar. Tanpa adanya mind control yang kuat dari pengguna internet untuk membedakan informasi yang baik dan yang buruk, adanya internet malah bisa mendatangkan bencana bagi generasi pelajar.
Dengan demikian, internet akan sangat membantu dalam dunia pendidikan dengan adanya control dan pengelolaan yang baik dari penggunanya. Penggunaan yang benar dan sesuai sangat dibutuhkan agar internet dapat berfungsi secara maksimal dalam membantu dunia pendidikan.
Ada beberapa aplikasi internet yang mampu menyokong keperluan kependidikan diantaranya :
Email (Mel elektronik) adalah satu perkhidmatan komunikasi melalui internet. Mel elektronik biasanya berupa teks. Tetapi ia juga boleh melinatkan image grafik dan suara (voice mail). Antara aktivitas yang boleh dilakukan oleh pelajar melalui email adalah berkongsi menjalankan sesuatu projek dengan pelajar di sekolah lain, berbincang dengan rekan dari kalangan berbagai budaya dan latar belakang negara mengenai berbagai isu semasa, menggalakkan perkembangan bahasa terutama bahasa inggris melalui komunikasi dengan rekan pena diluar negara, dan mendapatkan bahan dan teknik di dalam menyelesaikan sesuatu masalah pelajaran secara “online”. Seorang guru boleh menerima dan memeriksa hasil tugas pelajaran melalui email.
Zoraini (1996) menambah aktiviti-aktiviti seperti diatas akan memberi banyak faedah kepada para pelajar. Ini termasuk pelajar yang lebih peka terhadap isu semasa dunia, dapat membiasakan diri dengan aplikasi komputer, berpeluang menjalankan aktiviti kumpulan dan dapat meningkatkan kemahiran berfikir, kemahiran berbahasa atau kemahiran berkomunikasi.
Laman Web (World Wide Web).
Rangkaian sedunia WWW adalah sebagian daripada internet dan merupakan satu koleksi besar dokumen yang dikenali sebagai “halaman web” (TMB, 1998, Crumlish, 1996). Halaman web merupakan komponen yang menjadikan internet lebih menarik dan paling diminati oleh siapa saja yang dapat mengaksesnya. Para pendidik boleh mendaptkan kandungan teks penuh, artikel, rancangan pengajaran dan lain-lain bahan pengajaran. contohnya mneguraikan cara-cara World Wide Web khususnya dalam mereformasikan kurikulum. Crumlish (1996) mencadangkan WWW dalam pendidikan digunakan sebagai tutor, pusat sebaran dan penerbitan, medan perbincangan (forum), dan pemandu (search angine).
Internet Relay Chat.
Internet Relay Chat biasanya merujuk pada sekumpulan orang berbual sesama sendiri dengan menggunakan papan kekunci. Namun sampai saat ini sudah terdapat perisian yang membolehkan komunikasi secara audio dan visual dengan bantuan beberapa alat tambahan. Komunikasi seperti ini sering disebut sebagai telesidang (video conferencing). IRC menyediakan berbagia tajuk perbualan dan pengguna-pengguna di seluruh dunia berbincang tentang berbagai tajuk tersebut secara serentak.
Pemindahan File (FTP).
Perkembangan dari internet, file dalam bentuk teks, grafik, audio atau video amat mudah untuk dipindahkan dari satu komputer yang lain dengan menggunakan “File Transfer Protokol (FTP)”. Segala bahan pembelajaran yang terdapat dalam sesuatu server (di mana-mana institusi pendidikan) bisa dipindahkan ke komputer kita di rumah atau di sekolah tanpa mengalami perubahan.
Pada saat ini terdapat pelbagai naskah yang boleh didowload secara gratis ataupun membayar. Kita juga boleh memuatkan kembali (upload) segala file ke dalam sesuatu server untuk dimanfaatkan oleh orang lain, terutama para pendidik dan pelajar di seluruh dunia.
Instant messaging
Instant messaging dikenal juga dengan sebutan internet text messaging, yaitu suatu ruang daklam internet yang gunannya untuk menyampaikan pesan singkat dan langsung kepada orang lain.
Aplikasi dalam pembelajaran adalah digunakan oleh guru untuk menyampaikan tugas-tugas pelajaran secara singkat kepada peserta didik. Di samping itu guru dan siswa mampu berkomunikasi secara langsung dengan menggunakan fasilitas ini.
Newsgroups
Newsgroups dikenal juga dengan konsep internet discussion group, yaitu suatu kelompok diskusi yang menggunakan sistem jaringan komputer (internet), di mana setiap anggota menuliskan pesan/gagasan-gagasannya untuk kemudian ditanggapin oleh anggota lain yang meminati topik bahasan yang sama
Aplikasi dalam pembelajaran dapat diterapkan dalam kelompok diskusi di bidang pendidikan. Sehingga melalui aplikasi ini dapat memberikan peluang untuk bertukar pikiran mengenai pembelajaran
Kelebihan dan Kekurangan Internet dalam Pembelajaran
Kelebihan
Menurut Marisa, dkk (2012: 8.7) beberapa kelebihan dari pemanfaatan internet bagi pembelajaran dapat diidentifikasi seperti berikut.
Tidak diperlukan sebuah ruang kelas seperti yang ada di sekolah formal umumnya. Kita dapat mengartikan aplikasi internet itulah sebagai suatu ruang kelas dimana proses pembelajaran berlangsung.
Dalam menyelenggarakan program pendidikan/ pelatihan melalui internet, lembaga/ intuisi pendidikan dapat lebih terfokus untuk merancang prosedur penyelenggaraan dan pengolahan pendidikan yang sesuai dengan pemanfaatan internet.
Program pembelajaran dengan memanfaatkan internet dapat diperbaruhi/up-date dan dilaksanakan secara tepat.
Melalui internet, interaksi antar individu dapat terjadi saat itu juga dengan adanya fasilitas chatting, audio/video multicasting, atau tidak langsung melalui e-mail, bulletin board, dan mailing list.
Internet pun dapat dimanfaatkan untuk fasilitas pendukung proses pembelajaran seperti registrasi, penyampaian materi, diskusi, dan evaluasi.
Pembelajaran melalui internet bersifat global dan dapat dilakukan dari mana saja.
Materi pembelajaran yang dimasukkan dalam internet dapat dirancang secara multimedia dan dinamis.
Para siswa dapat terakses dengan perpustakaan maya di seluruh dunia dan menjadikannya sebagai sarana penelitian dalam meningkatkan pemahaman pada bahan ajar.
Guru/ staf pengajar dapat secara cepat menambah referensi atau sumber bahan ajarnya yang bersifat studi kasus.
Kekurangan
Menurut Marisa, dkk (2012: 8.7-8.8) beberapa kelemahan dari pemanfaatan internet bagi pembelajaran dapat diidentifikasi seperti berikut.
Apabila tidak cermat, perancang aplikasi pembelajaran melalui internet akan mengalami kegagalan dalam menyesuaikan rancangan aplikasi dengan kebutuhan para pengguna sehingga rancangannya akan menjadi sulit digunakan dan prosesnya tidak tergambar secara jelas
Jika tidak ada sosialisasi sistem terlebih dahulu, para pengguna akan tidak mengenal dengan baik sistem yang digunakan.
Permasalahan bandwidth atau kapasitas server yang mengoperasikan internet kecil atau tidak memungkinkan para pengguna mengakses internet secara cepat. Hal ini terjadi karena perancangan tidak menyesuaikan kapasitas tersebut dengan ukuran file yang terlalu besar dengan banyak unsure audio dan visual di dalamnya.
D. Langkah-langkah penyusunan E-learning
Pembelajaran sebagai suatu proses kegiatan, terdiri atas tiga fase atau tahapan. Fase-fase proses pembelajaran yang dimaksud meliputi:
Perencanaan awal
Mengidentifikasi tujuan, kebutuhan dan masalah yang muncul dalam pembelajaran.
Analisis karakteristik siswa yang akan menggunakan dan pelajari materi yang akan dikembangkan
Mempertimbangkan strategi pembelajaran
Menyiapkan materi
Menguasai materi dan metodologi pengajaran.
Menguasai prosedur pengembanagan media
Menguasai teknik pemograman komputer
Mengetahui keterbatasan komputer.
Mendesaian paket program pembelajaran
Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah memperkenalkan materi baru untuk melengkapi atau menguatkan pelajaran yang berlangsung degan media lain.
Menvalidasi paket program pembelajaran
Menvalidasi paket program membuktikan validitasnya secara empiris lewat uji lapangan pada paket program yang dikembangkan. Paket program diujicobakan dengan memilih sampel yang reprensentatif. Program pembelajaran perlu meemperhatikan:
Kebenaran bahan ajar.
Ketepatan antara program dengan populasi pengguna.
Kesederhanaan program
Efisiensi penggunanya
Realibilitas.
DAFTAR PUSTAKA
Anisa, Rizki. 2014. Penggunaan Internet Sebagai Sumber Belajar Pada Mata Pelajaran Tata Hidang Program Keahlian Jasa Boga Di Smk Negeri 4 Yogyakarta. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Yogyakarta: Yogyakarta.
Marisa, dkk. 2012. Komputer dan Media Pembelajaran. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka.
https://phinapulapan.blogspot.com/2018/03/media-pembelajaran-berbasis-internet.html (diakses pada tanggal 19/12/2019, pukul 09:56 pm)
Komentar
Posting Komentar