LKS Flora dan Fauna

 Flora dan fauna 

Waktu 2 x 35 menit

Nama kelompok :

Nama siswa    :

Kelas    :

Standar kompetensi

Mengetahui jenis keanekaragaman flora dan fauna di bangka belitung.


Kompetensi dasar 

Mengetahui berbagai keanekaragaman flora dan fauna di bangka belitung.

Memahami cara melestarikan flora dan fauna di bangka belitung.

Indikator 

Menyebutkan berbagai jenis keanekaragaman flora dan fauna di bangka belitung.

Menjelaskan cara pelestarianflora dan fauna di bangka belitung.

Menggali kemampuan siswa untuk membedakan berbagai jenis keanekaragaman

flora dan fauna di Bangka Belitung

Mengaitkan cara melestarikan flora dan fauna di Bangka Belitung dalam

kehidupan sehari – hari

Menyimpulkan materi mengenai berbagai jenis keanekaragaman flora dan fauna 

di Bangka Belitung 

Menyusun langkah – langkah dalam melestarikan berbagai macam jenis flora dan

fauna di Bangka Belitung


Materi pembelajaran 

Flora dan fauna di bangka belitung

Flora

Kata flora berasal dari bahasa latin yaita nama dewi pelindung bunga serta taman dan dewi kesuburan dalam Mitologi Romawi. Flora sendiri dapat diartikan sebagai sekelompok tanaman. Sedangkan arti dari flora endemik ialah berbagai jenis tumbhan yang hidup pada wilayah tertentu. Contohnya : flora jawa, lora endemik kalimantan, dan sebagainya.

Pengertian flora secara umum adalah segala jenis tumbuhan serta tanaman yang ada di muka bumi. Flora endemik merupakan sekelompok jenis tumbuhan yang hidup pada suatu daerah tertentu. Flora endemik pada suatu daerah biasanya memiliki jenis tertentu yng terkadang tidak bisa ditemukan didaerah lain atau mungkinjarang ditemukan. Hal ini dikarenakan pada tiap daerah memiliki tingkat kesuburan perbedaan iklim dan cuaca serta jenis tanah yang berbeda satu dengan yang lain.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Bangkaflora soceity dan Dinas kehutanan Bangka Belitung terdapat berbagai jenis tumbuhan yang terdapat di Provinsi Bangka Belitung yang khas dan dilindungi yang perlu dikenakanpada siswa sekolah dasar untuk pendidikan konservasi lingkungan sejak dini, antara lain yaitu: 

Simpor 


Gambar 1

(Sumber : alamy.com)


Dillenia atau yang dikenal dengan nama simpor atau simpoh dapat tumbuh dan hidup didaratan rendah, rawa-rawa, maupun vegetasi kerangas. Melalui SK menteri dalam negeri No. 522.53 tahun 2010 simpor ditetapkan sebagai flora khas Bangka Belitung. Menurut whitemore (1972) dalam laporan akhir studi keragaman hayati provinsi Bangka Belitung tahun 2005 di malaya terdapat 10 jenis dillinea, 7 jenis diantaranya endemik di Bangka Belitung antaranya, simpor ungu, simpor daun merah, simpor padang, simpor beludu, simpor paya, simpor gajah dan simpor.



Pohon pelawan


Gambar 2

(Sumber : id.wikipedia.org)


Pohon pelawan merupakan salah satu tanaman khas Bangka Belitung dan saat ini pelestarian pohon pelawan yang terkenal berada di desa Namang dan dijadikan tempat wisata, ciri khas pohonnya berwarna merah kayunya sangat keras dan awet sehingga sering kali dipergunakan sebagai kayu pengangga dan naungan untuk menanam lada, pohon ini termasuk tanaman yang dilindungi di Bangka Belitung.


Anggrek tebu 



Gambar 3

(Sumber : biodiversitywarriors.org)


Grammatophyllum speciosum atau yang sering disebut dengan anggrek tebu dan anggrek macan karena bunganya mirip tutul macan berwarna coklat merah atau coklat kehitaman dan kuning, atau hijau kekuningan, batang tegak melengkung atau menggantungkan dan beruas banyak, jumlah daun banyak dan kaku, bunga ini memiliki ketahanan mekar kurang lebih 1 bulan dan berwarna sangat harum. Anggrek ini termasuk flora yang dilindungi karena populasinya sudah semakin berkurang. Tumbuhan anggrek tebu atau anggrek macan ini berasal dari Belitung Timur.


Rambai


Gambar 4 

(Sumber : youtube.com)


Beccaura motleyana adalah nama latin dari buah rambai, rasanya manis – manis masam, secara tampilan mirip seperti buah duku, namun buahnya berumbai – rumbai ke bawah waktu di dahannya, tetapi kulitnya lebih tipis dari duku, dan pohonnya relatif lebih besar, selain bisa dimakan secara langsung, buah ini juga digunakan oleh masyarakat bangka belitung untuk campuran masak ikan sebagai pengganti asam.











Kantong semar 


Gambar 5

(Sumber : kompasiana.com)


Kantong semar atau nephentes memiliki sosok tubuh yang unik dan menarik, mempunyai keanekaragaman yang tinggi, bentuk kantung yang eksotik dan banyak ragamnya sekaligus menyimpam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan sebagai alternatif usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kantong mereka memiliki berbagai macam bentuk mulai dari panjang langsing, gendut, dan ada juga berbentuk seperti kendi, kantong ini sebenarnya bukan bunga, tetapi daun, kantong semar dapat tumbuh di berbagai habitat seperti pantai, gunung kapur, hutan lebih baik didataran rendah adapun dataran tinggi, kantong semar kini sudah semakin jarang ditemui akibat dari kerusakan hutan, sehingga harus dilindungi keberadaannya.



















Fauna 

Binturong 



Gambar 6

(Sumber : dictio.id)


Binturong atau dengan nama latin Arctictis binturong adalah sejenis musang bertubuh besar. Binturong merupakan hewan nocturnal yaitu aktif pada malam hari, biasanya pada siang hari mereka bermalas-malasan dan menyandarkan badannya diranting pohon, binturong berbulu panjang dan kasar. Dalam berkembang biak. Biasanya induk binturung akan langsung melahirkan empat anak. Ekornya yang panjang digunakan untuk menjaga keseimbangan dan digunakan untuk berpegangan diranting untuk meraih makanannya, binturong termaksud satwa yang dilindungi, binturo hewan yang berasal dari kepulauan bangka belitung.


Rusa

 


Gambar 7

(Sumber : antarnews.com)

kawasan yang melindungi hewan. Hutan Lindung merupakan kawasan yang melindungi tumbuhan. Taman Nasional kawasan yang melindungi hewan dan tumbuhan.

Pelestarian Ex Situ adalah pelestarian yang dilakukan di luar tempat tinggal aslinya. Karena hewan dan tumbuhan kehilangan tempat tinggal aslinya. Pelestarian Ex Situ dilakukan sebagai upaya rehabilitasi, penangkaran, dan oembiakan hewan maupun tumbuhan langka. Contoh Kebon Botani, Taman Safari, dan penangkaran.


Upaya lain yang dapat dilakukan untuk melestarikan hewan  langka

a. Tidak berburu hewan sembarangan

b. Melindungi hewan langka

c. Hewan langka di budidayakan

d. Mencari alternatif pemanfaatan hewan langka dengan menciptakan pengganti berbahan sintetis


Upaya lain yang dapat dilakukan untuk melestarikan taanaman langka

Tidak menebang pohon sembarangan

Melakukan tebang pilih

Penanaman kembali tanaman yang telah dimanfaatkan

Pemeliharaan tanaman dengan benar

Keberadaan hewan dan tumbuhan sangat penting bagi manusia

Sumber belajar guna menabah ilmu pengetahuan

Dimanfaatkan sebagai bahan obat yang berasal dari hewan dan tumbuhan

Menjaga keseimbangan lingkungan dan alam sekitar

Dijadikan bahan konsumsi, bahan pangan bahkan sumber pendapatan

Memberikan rasa indah terhadap alam



Rusa atau kijang dengan nama latin Muntiacus Muntjak bancanus. Kijang memiliki lapisan kulit coklat muda kekuningan sampai coklat kehitaman dan terdapat garis kehitaman dipunggung. Kijang memiliki panjang tubuh sekitar 150cm dan bobot tubuh 14-35kg. Kijang bangka merupakan salah satu rusa dari suku carvidae yang hidup di indonesia.


Kelaras



Gambar 8

(Sumber : bangka.tribunnews.com)


Hewan dengan nama latin prionodon linsang ini bertubuh ramping dan berekor panjang dengan corak warna kuning dan hitam, didaerah bangka sendiri sering disebut dengan kelaras, hewan ini bertaringtajam serta lincah bergerak diatas pohon, hewan ini kerap memangsa ayam, dengan panjang 45 cm sampai 50 cm, kelaras merupakan hewan daratan tinggi di Indonesia.


Beruk Semundi



Gambar 9

(Sumber : aspal-putih.blogspot.com)

Hewan yang mempunyai nama latin nycticebus couchang merupakan primata imut yang dijuluki malu-malu. Sifat satwa yang ukuran tubuhnya antara 20-30cm gerakannya yang lambat. Ini bisa dilihat dari cara jalannya yang santai kala melingkar dicabang pohon serta saat ia mengunyah makanan yang begitu pelan. Beruk semundi merupakan satwa nokturnal alias aktif dimalam hari.


Tringgiling      



Gambar 10

(Sumber : idntimes.com)

Hewan yang nama latin manis javanicadari penampilan fisiknya tranggiling betina lebih pendek dari trenggiling jantan. Trenggiling memiliki moncong dan hidung daerah sensitifdan aktif, trenggiling melmilikilidah yang panjangnya hampirsama dengan tubuhnya, mencapai 56cm (Ruhyana:2007). Trenggiling biasanya memakan semut, trenggiling diprovinsikepulauan Bangka Belitung terancam punah akibat berbagai aktivitas manusia. 

\








Cara Melestarikan Flora dan Fauna Langka 

Pelestarian In Situ adalah pelestarian yang di lakukan pada tempat asli hewan atau tumbuhan tersebut berada. Contoh pelestarian In Situ adalah Suaka Margasatwa, Hutan Lindung, dan Taman Nasional.Suka Margasatwa merupakan 

Tujuan dari upaya pelestarian hewan dan tumbuahn langka sebagai berikut :

Menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan dimuka bumi tetap berjalan dengan baik

Melestarikan keanekaragaman hayati

Memenuhi kebutuhan masyarakat. misalnya untuk bahan bangunan, dan obat-obatan.

Menciptakan lingkungan yang nyaman dan mengurangi pencemaran udara dengan tumbuhnya berbagai pohon

Dapat dimanfaaatkan sebagai tempat hiburan dengan membuat taman rekreasi atau kebun binatang



Cara Melestarikan Flora dan Fauna 

Membangun tempat perlindungan

Ada beberapa jenis flora dan fauna yang sudah rentan punah karenanya perlu dibangun tempat khusus untuk melindungi mereka dari para manusia yang serakah yang terkadang menjadi dampak akibat kerusakan hutan yang membuat flora dan fauna mulai punah. Pembangunan suaka alam untuk melindungi tumbuhan dan suaka margasatwa untuk melindungi tumbuhan. Seperti balai suaka margasatwa ujung kulon yang merupakan tempat khusus untuk melindungi kawanan badak bercula satu yang sudah sangat sedikit jumlahnya.


Membangun tempat rehabilitasi

Pembangunan tempat rehabilitasi ini perlu dilakukan untuk tetap mempertahankan kehidupan flora dan fauna. Seperti pusat rehabilitasi yang memiliki fungsi lingkungan hidup bagi flora dan fauna seperti orang utan di tanjung putting Kalimantan, hutan wanariset samboja, kutai Kalimantan dan pusat rehabilitasi babi rusa dan anoa di Sulawesi. Tempat tersebut dapat dikunjungi oleh masyarakat luas yang ingin berkontribusi dalam mengembangkan perkembangan flora dan fauna.


Menerapkan program pembangunan berkelanjutan

Semakin modernnya zaman dimana sudah ada berbagai program pembangunan proyek gedung pencakar langit dan bangunan permanen lainnya yang seringkali pembangunan tersebut tidak memperhatikan aspek lingkungan dan ruang publik untuk kehidupan. Bukan hanya flora dan fauna saja yang terancam namun bencana alam juga mengancam jika keseimbangan alam berubah. Jadi pemerintah saat ini sangat perlu membuat sebuah undang-undang untuk mengatur pembangunan yang berkelanjutan yang memperhatikan aspek lingkungan dan ramah lingkungan. Misalnya saja untuk pembangunan gedung paling tidak harus ada lahan hijau di daerah tersebut. Pemerintah juga harus memberikan hukuman bagi mereka yang melanggar peraturan dengan tindakan yang tegas tanpa pandang bulu.


Menetapkan status flora dan fauna

Perlu dilakukan penetapan status pada flora dan fauna terutama yang terancam punah supaya tidak terjadi pemburuan terhadap mereka. Seperti status dilindungi yang diberikan kepada satwa komodo, biawak, landak semut di papua, kanguru pohon, anoa, menjangan, banteng, badak, dahan kuwuk, bajing terbang, trenggiling, kasuari, merak, cendrawasih, harimau sumatera, elang jawa, bajing tanah, macan kumbang, siamang, ikan pesut, ikan hiu, ikan pari, kura-kura atau bulus, gajah, tapir, kelinci liar, kambing hutan, ayam hutan, sing puar, owa, sarudung, bekantan, orang utan, beruang madu, burung beo, landak. Pemerintah juga harus membuat undang-undang tegas dengan melakukan tindakan jika ada yang berusaha menyelundupkan atau memburu flora dan fauna yang sudah diberi status dilindungi.



Melakukan usaha pelestarian hutan

Hal ini sangat perlu dilakukan seperti dengan menindak tegas para pencuri kayu atau illegal logging, memperbaiki kondisi hutan, melakukan reboisasi dan melakukan tebang pilih supaya hutan tetap terjaga kehidupannya dan makhluk yang ada di dalamnya agar terhindar juga dari erosi tanah yang menjadi penyebab flora dan fauna mulai punah juga.


Melakukan usaha pelestarian biota perairan

Biota perairan baik di perairan tawar maupun perairan asin juga harus dilindungi dengan cara tidak melakukan pengeboman untuk menangkap ikan, mencegah perusakan habitat seperti merusak karang sebagai habitat para ikan, serta harus melindungi anak-anak ikan dari penangkapan karena anak ikan inilah yang nantinya akan menjadi ikan besar. Dan seharusnya kita mengetahui cara menjaga kelestarian air agar tidak merusak makhluk hidup yang ada di dalam air.


Melakukan budidaya

Jika memang bisa dilakukan, budidaya juga bisa menjadi salah satu cara upaya pelestarian flora dan fauna yang dilindungi. Misalnya saja budidaya penyu, penyu merupakan salah satu hewan yang sudah masuk dalam kategori langka sehingga dengan budidaya ini penyu dikembang biakan dengan baik dan setelah penyu mampu mandiri kemudian para penyu dilepas ke habitat aslinya. Hal ini sudah dilakukan oleh pihak pemerintah maupun swasta.


Melakukan penyuluhan dan pendidikan

Usaha ini dapat dilakukan di sekolah maupun di keluarga sejak dari kecil. Memberikan pemahaman bahwa flora dan fauna sangat penting bagi kehidupan akan membuat anak menjadi sadar dan tidak merusak lingkungan yang akan merubah struktur lapisan atmosfer jika melakukan kegiatan yang dapat merusak lingkungan.



































Langkah pembelajaran

Sebutkan nama flora dan fauna dibawah ini sesuai dengan gambarnya!

No.

Gambar

Nama Flora






1.











2.











3.









4.











5.







No.

Gambar

Nama Fauna 
































Apa saja yang menjadi kendala dalam melestarikan flora dan fauna di Bangka Belitung ?

Apa ciri khusus yang dimiliki oleh flora dan fauna di Bangka Belitung ?

Bagaimana cara melestarikan fauna yang hampir punah di Bangka Belitung, seperti Rusa ?

Apa saja yang dapat diterapkan setelah mempelajari tentang keanekaragaman flora dan fauna di Bangka Belitung ?

Apa saja kegiatan yang seharusnya dilakukan untuk melindungi flora dan fauna di Bangka Belitung ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

hukum Ikhfa Haqiqi (Aqrob, Ab’ad, dan Ausath)

Penilaian Dalam Pembelajaran Terpadu (pengertian, ruang lingkup, tujuan dan fungsi)